DPRD Kampar Bahas Kompensasi Nelayan Terdampak Ikan Mati di Tapung Kanan
Senin, 18-05-2026 - 11:11:22 WIB 👁8606
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com I Bangkinang – DPRD Kabupaten Kampar melalui Komisi IV terus mendorong percepatan penyelesaian kompensasi bagi masyarakat terdampak kasus kematian ikan di Sungai Tapung Kanan yang terjadi pada akhir Maret 2026.


Upaya tersebut kembali dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Banggar DPRD Kampar, Senin (18/5/2026), dengan melibatkan berbagai pihak terkait, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kampar, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, perwakilan nelayan, serta pihak PT Buana Wira Lestari (BWL).


Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kampar Agus Risna Saputra didampingi anggota Komisi IV lainnya, serta dihadiri Kepala DLH Kampar Refizal, Camat Tapung Hilir, para kepala desa, ninik mamak, dan pihak perusahaan.


Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada tindak lanjut verifikasi data serta mekanisme penyaluran kompensasi kepada masyarakat terdampak di Desa Sekijang, Koto Aman, dan Kota Garo. Hingga saat ini, belum ada penetapan final mengenai besaran kompensasi, namun seluruh pihak sepakat untuk melanjutkan proses musyawarah.


Ketua Komisi IV DPRD Kampar Agus Risna Saputra menyampaikan bahwa masyarakat berharap agar kompensasi dapat segera direalisasikan, sementara pihak perusahaan masih melakukan proses penghitungan dan verifikasi data.


“Harapan masyarakat tentu agar kompensasi dapat segera diselesaikan. Kami mendorong agar proses perhitungan dilakukan secara cermat dan disepakati melalui musyawarah bersama,” ujarnya.


Ia juga meminta pemerintah kecamatan dan desa untuk terus berkoordinasi dalam menyempurnakan data agar keputusan yang diambil dapat diterima semua pihak.


Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kampar Rizky Ananda menegaskan pentingnya penyelesaian yang tidak berlarut-larut. Berdasarkan komunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, penyelesaian dapat ditempuh melalui musyawarah maupun mekanisme hukum yang berlaku.


“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana masyarakat terdampak mendapatkan kepastian penyelesaian yang adil,” ungkapnya.


Pihak PT Buana Wira Lestari (BWL) melalui Regional Manager Ruslan Hasibuan menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan verifikasi data bersama pemerintah desa dan masyarakat di tiga desa terdampak.


Ia menyebutkan terdapat perbedaan data antara laporan awal dan hasil verifikasi lapangan. Di Desa Sekijang, tercatat 14 keramba dengan 1.378 kilogram ikan mati serta 79 nelayan terdampak, dengan usulan kompensasi Rp50 ribu per kilogram ikan dan Rp3,5 juta per nelayan.


Di Desa Koto Aman, terdapat empat keramba terdampak dengan 775 kilogram ikan mati dan 90 nelayan terdampak. Sementara di Desa Kota Garo terdapat enam keramba dan sekitar 130 nelayan dengan usulan kompensasi Rp1 juta per nelayan.


Pihak perusahaan menegaskan masih membutuhkan waktu untuk memastikan seluruh data sebelum penetapan besaran kompensasi dilakukan secara final.


Humas PT BWL, Agung, menyampaikan bahwa perusahaan juga telah melakukan berbagai langkah perbaikan lingkungan sebagai tindak lanjut sanksi dari DLH Kampar, termasuk perbaikan aliran air dan isolasi area sekitar perusahaan.


Ia menambahkan bahwa hasil laboratorium belum secara mutlak menyimpulkan penyebab kematian ikan, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut secara objektif.


Sementara itu, Kepala DLH Kampar Refizal menjelaskan bahwa hasil pemantauan kualitas air menunjukkan adanya penurunan yang dipengaruhi aktivitas di sekitar wilayah tersebut. DLH telah memberikan sanksi administratif kepada perusahaan, termasuk kewajiban pemulihan lingkungan dan isolasi aliran air.


Pemantauan terakhir menunjukkan progres pekerjaan isolasi telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan selesai sesuai batas waktu yang ditentukan pada 1 Juli 2026.(Adv)


 




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Reuni Akbar Alumni MTs Taufiqiyah dan MTs N 1 Siak Kenang Jejak Pendidikan Islam Masa Kesultanan Siak
  • Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA 
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Pemkab Pelalawan Buka TMMD Ke-129, Hadirkan Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat
  • 1. Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Sinergi Strategis, Pangdam Sambangi Kajati Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Reuni Akbar Alumni MTs Taufiqiyah dan MTs N 1 Siak Kenang Jejak Pendidikan Islam Masa Kesultanan Siak
    Sabtu, 18-07-2026 - 22:59 WIB
    3 Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA 
    Jumat, 17-07-2026 - 10:41 WIB
    4 Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Pemkab Pelalawan Buka TMMD Ke-129, Hadirkan Pembangunan Fisik dan Pemberdayaan Masyarakat
    Rabu, 15-07-2026 - 22:21 WIB
    5 1. Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Sinergi Strategis, Pangdam Sambangi Kajati Riau
    Senin, 13-07-2026 - 12:17 WIB
    6 Kadishub Tersandung Hukum, Sekda Ingatkan ASN Siak Pesan Bupati
    Minggu, 12-07-2026 - 22:51 WIB
    7 Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Konektivitas Wilayah, Jembatan Garuda Capai Tahap Strategis
    Sabtu, 11-07-2026 - 19:25 WIB
    8 Satresnarkoba Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Narkotika, Dua Pria Diamankan*
    Jumat, 10-07-2026 - 22:11 WIB
    9 Kodam XIX Tuanku Tambusai Pastikan Satgasyon 132/Bima Sakti Siap Tugas, Asops Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
    Jumat, 10-07-2026 - 19:56 WIB
    10 Bupati Afni Ajak 16 Ribu ASN Siak Jadi Penggerak Perubahan Lewat Gerakan Indonesia ASRI.
    Kamis, 09-07-2026 - 10:49 WIB
    11 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur*
    Rabu, 08-07-2026 - 21:28 WIB
    12 Jembatan Presisi di Merempan Hulu Permudah Akses Tiga Dusun, Bupati Afni : Apresiasi Dukungan Polri
    Rabu, 08-07-2026 - 11:31 WIB
    13 Afni Temui Arwin AS Bersama Direktur BSP, Bahas Masa Depan Perusahaan Daerah.
    Rabu, 08-07-2026 - 08:18 WIB
    14 Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Robi Junipa Segera Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas.
    Selasa, 07-07-2026 - 11:45 WIB
    15 Wabup Siak Dorong Mustahik Naik Kelas Jadi Muzakki Lewat Program Z-Mart dan Z-Auto
    Selasa, 07-07-2026 - 08:29 WIB
    16 Siak Raih Peringkat VI pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Wabup Syamsurizal: Terus Tingkatkan Prestasi
    Jumat, 03-07-2026 - 23:39 WIB
    17 Bupati Siak Ajak Kepala Daerah Perkuat Soliditas Jaga Otonomi Daerah
    Kamis, 02-07-2026 - 23:34 WIB
    18 Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
    Rabu, 01-07-2026 - 00:30 WIB
    19 254 Hotspot Terdeteksi, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino 
    Selasa, 30-06-2026 - 22:04 WIB
    20 Wabup Siak Ajak Alumni FEB UMRI Manfaatkan Peluang Bisnis untuk Dukung Pembangunan Daerah
    Selasa, 30-06-2026 - 00:24 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com